Showing posts with label pentax. Show all posts
Showing posts with label pentax. Show all posts
Rumor kamera Lumix 2013

Rumor kamera Lumix 2013


Kamera Terbaru Panasonic Lumix GH3 Di Agustus
Gambar Rekaan Panasonic Lumix GH3
Sebuah informasi mengatakan bahwa Panasonic kemungkinan hanya akan mengumumkan Lumix GH3 di event Photokina dan menurut salah satu sumber Lumix GX2 baru dijadwalkan untuk rilis pertengahan November. Belum ada info tentang fitur baru Lumix GX2. Tetapi paten terbaru Panasonic mengungkapkan bentuk benda kamera kompak micro 4/3 (MFT) dengan jendela bidik (viewfinder) terintegrasi (seperti versi lama kamera Lumix DMC-L1).
Paten yang sama menjelaskan kamera akan memiliki stabilizer pada sensor dalam body juga (seperti pada Olympus). Tapi seperti biasa dengan paten mereka mungkin hanya bertujuan untuk melindungi teknologi dan tidak untuk merilis produk yang nyata, setidaknya dalam waktu dekat. Dan kabar baiknya adalah bahwa insinyur Panasonic saat ini benar-benar memikirkan Lumix GX2 seperti yang banyak dari kita mengharapkannya.
Dalam sebuah wawancara yang dibuat oleh Amatir Fotografer Panasonic sendiri mengatakan bahwa: “Kami akan mendefinisikan lebih jelas apa arti GH dan GX tahun ini, sehingga konsumen memiliki ide yang lebih baik sesuai karakteristik mereka.”
Summary rumor untuk Panasonic Lumix GH3 seperti yang pernah

Artikel terkait : 


Pentax K-x, DSLR super lengkap yang terjangkau

Pentax K-x, DSLR super lengkap yang terjangkau

Saat bicara akan kamera DSLR yang harganya terjangkau, tentu kita terbayang akan kamera DSLR berukuran kecil yang punya kinerja pas-pasan dan fitur seadanya. Sadar kalau persaingan DSLR di kelas pemula semakin ketat, Pentax pun merasa perlu untuk membuat kejutan pada penerus dari K-m (K-2000), produk DSLR basic dari Pentax yang ditujukan untuk mengisi segmen market kelas 6 jutaan. Hal itu terbukti pada hari ini akhirnya Pentax mengumumkan kelahiran Pentax K-x, sang penerus dari Pentax K-m,  sebuah DSLR mungil yang semestinya masih tergolong kelas basic namun ternyata punya fitur super lengkap dan kinerja tinggi.
Pentax k-x
Pentax K-x (credit : stevesdigicams)
Inilah alasan mengapa kami menyebutnya DSLR super lengkap dan berkinerja tinggi :
  • Sensor CMOS berformat APS-C 12.4 MP dengan sensor-shift Shake Reduction hingga 4 stop, plus anti debu.
  • Live view dengan metoda phase dan contrast detect, lengkap dengan histogram.
  • Face detection yang mampu mendeteksi wajah hingga 16 wajah sekaligus.
  • Memakai modul auto fokus mutakhir SAFOX VIII dengan 11 titik AF, 9 diantaranya cross type.
  • Kemampuan merekam video HD 1280 x 720 piksel, 24 fps, M-JPEG.
  • ISO yang amat lebar dari 200 - 6400, bahkan bisa ditingkatkan menjadi ISO 100 - 12800 bila perlu.
  • Kinerja shutter yang tinggi dengan burst 4.7 fps, top speed 1/6000 detik dan usia shutter hingga 100 ribu kali jepret.
  • Fitur HDR yang menggabung tiga foto jadi satu foto HDR tanpa bantuan komputer.
  • Ditenagai baterai berjenis AA, mampu dipakai hingga 1900 kali dengan baterai AA Lithium dan 1100 kali dengan baterai AA alkaline.
Dalam paket penjualannya, Pentax K-x dibundel dengan lensa kit. Tersedia tiga pilihan lensa kit yang bisa dipilih, yaitu :
Dengan hadirnya Pentax K-x, maka peta kompetisi DSLR papan bawah semakin menarik. Diatas kertas, diantara semua pilihan yang ada, praktis Pentax K-x menjadi pemenang dalam hal fitur dan kinerja. Hal ini karena strategi Pentax yang berbeda dari produsen lain, dimana Pentax justru membenamkan fitur kelas berat pada kamera ringan ini sehingga sulit dicari kekurangannya. Pesaing yang kelasnya sama umumnya memakai sensor 10 MP, 7 titik AF, tanpa fitur movie dan tanpa live view. Belum lagi soal ISO yang bisa hingga ISO 12800 dan dukungan wireless flash. Soal kinerja pun pesaing umumnya berkisar di 3 fps untuk burst dan 1/4000 detik untuk shutter tercepatnya. Namun hal paling mengesankan pada Pentax K-x ini menurut kami adalah disediakannya fitur HD movie yang tadinya hanya diberikan di DSLR kelas 8 jutaan (seperti EOS 500D dan Nikon D5000), dan juga pemakaian 11 titik AF (pada Pentax K-m memakai 5 titik) yang mana 9 diantaranya berjenis cross type, sungguh luar biasa. Adapun hal-hal yang sama saja seperti pesaing diantaranya ukuran dan resolusi LCD (2,7 inci), viewfinder tipe mirror dengan 0.85x dan 96% coverage, dan khususnya adalah dimensi kamera yang kecil dan ringan (meski bobot K-x tergolong berat dengan 580 gram).
Pentax K-x ini dalam urusan HD movie dan resolusi sensor bisa dibilang berhasil mengungguli semua kompetitor yang ada , bahkan dalam hal lainnya Pentax K-x mampu mengalahkan pesaing seperti :
  • Canon EOS 1000D : kalah dalam hal jumlah titik AF (7 titik) dan kinerja secara umum (mungkin penerus dari 1000D bisa menjadi pesaing paling imbang dari K-x).
  • Nikon D3000 : kalah dalam hal  live view dan kinerja secara umum.
  • Sony A230 : kalah dalam  live view, jumlah titik AF (9 titik) dan kinerja secara umum.
  • Olympus E-450 : kalah dalam hal jumlah titik AF (hanya 3 titik), tanpa stabilizer di bodi dan kalah untuk kinerja secara umum.
So, bisa jadi Pentax K-x ini bakal jadi kamera DSLR kelas murah yang terbaik di atas kertas. Sayangnya Pentax selalu kalah dalam hal promosi dan beriklan, serta dukungan lensa Pentax di tanah air tidak sebanyak lensa lain seperti Canon atau Nikon.
Related posts:
Pilihan lensa ekonomis untuk DSLR pemula

Pilihan lensa ekonomis untuk DSLR pemula

Banjirnya produk DSLR pemula (entry level) telah membawa perubahan pada segmentasi pembeli kamera digital. Bila dahulu mereka yang punya DSLR kebanyakan adalah para fotografer yang sudah punya koleksi lensa lama, maka kini banyak pemilik DSLR (pemula) yang baru pertama kali bergabung di dunia DSLR. Dengan demikian, umumnya kelompok ini barulah berkenalan dengan satu macam lensa, yaitu lensa kit yang disediakan dalam paket penjualan. Kalaupun sedang berencana membeli DSLR, adakalanya mereka bingung apakah akan membeli DSLR plus lensa kit ataukah DSLR body-only.
lensaSebelum membahas lebih jauh, kami luruskan dahulu bahwa lensa kit yang umum dijadikan paket penjualan DSLR adalah lensa zoom dengan rentang fokal yang setara dengan 28-85mm, dengan bukaan f/3.5-5.6 dan berbahan plastik. Pada dasarnya tidak ada yang salah dengan lensa kit semacam ini. Harga jualnya yang tergolong murah tidak berarti lensa kit memakai elemen optik murahan. Harga murah karena desain lensa kit ini memakai bukaan variabel (tidak konstan) yang tergolong kecil, pemakaian material bodi dan mounting dari bahan plastik, dan minimnya fitur profesional seperti distance marking skale. Namun lensa kit masa kini sebagian sudah dilengkapi dengan fitur yang bermanfaat seperti motor fokus dan stabilizer optik.
Bila  anda sedang mempertimbangkan lensa lain selain lensa kit, atau saat anda hanya ingin membeli DSLR body only dan perlu mencari lensa ekonomis yang bisa diandalkan, berikut kami hadirkan beberapa jenis lensa ekonomis dengan harga dibawah 5 juta, sebagai bahan pertimbangan anda.

Lensa fix/prime

Lensa dengan fokal tetap memang jadi unggulan utama karena ketajaman dan bokehnya yang tak tertandingi oleh lensa zoom, maka itu wajar bila ada yang menganggap lensa prime merupakan lensa wajib untuk fotografer. Selain itu lensa fix jauh lebih murah bila dibanding dengan lensa zoom, karena hanya memiliki sedikit komponen optik. Namun memakai lensa fix tentu perlu banyak ekstra usaha untuk berganti komposisi karena anda tidak bisa bermain zoom. Fokal lensa fix yang cukup populer adalah lensa prime dengan fokal ‘normal’ 50mm, meski ada juga fix yang wide hingga fix yang (sangat) tele. Meski demikian, untuk urusan potret wajah, anda bisa memilih lensa fix dengan fokal berapapun asal diatas 35mm (dibawah 35mm sudah tergolong wideangle yang kurang cocok untuk potret wajah karena efek distorsi lensa).
Contoh lensa prime 50mm f/1.8
Contoh lensa prime 50mm f/1.8
Lensa fix yang populer karena harganya adalah lensa normal (sekitar 50mm) dengan bukaan berkisar antara f/1.8 hingga f/2.8 karena secara ukuran bukaan diafragma sudah cukup besar (atau biasa disebut lensa cepat) sehingga sudah sangat handal dipakai di kondisi low-light, meski bukaannya tentu tidak sebesar lensa fix kelas mahal seperti f/1.4 apalagi f/1.2.
Pilihan lensa prime normal dengan harga terjangkau diantaranya :
  • Canon EF 50mm f/1.8 II (1 jutaan)
  • Nikon AF 50mm f/1.8 (1 jutaan - tidak bisa auto fokus bila dipakai di D40-D5000)
  • Nikon AF-S 35mm f/1.8 DX (3 jutaan, bisa autofokus di D40-D5000)
  • Sony SAL 50mm f/1.8 DT (2 jutaan)
  • Pentax DA 40mm f/2.8 (2,5 jutaan)
  • Olympus Zuiko 35mm f/3.5 macro

Lensa zoom - tele

Bila seseorang telah memiliki sebuah lensa kit, umumnya telah merasakan kurangnya kemampuan telephoto dari lensa kit yang memang terbatas. Maka itu untuk memenuhi hasrat ingin menjangkau lebih jauh, pemilik DSLR plus lensa kit lalu mencari lensa kedua yang berjenis lensa zoom tele. Lensa zoom tele artinya lensa zoom dengan variabel fokal yang berkisar di rentang tele, biasanya dimulai dari 50mm hingga 400mm. Tidak semua lensa tele itu berjenis lensa zoom, ada juga lensa tele yang fix di suatu fokal tertentu, misal 500mm. Dalam hal ini kami pilihkan lensa zoom tele supaya praktis dan sekaligus kami pilihkan yang harganya juga terjangkau. Diantara beberapa pilihan lensa zoom tele, rentang yang dianggap cukup ekonomis adalah rentang 50-200mm dan 70-300mm.  Lensa zoom semacam ini punya bukaan diafragma yang variabel sehingga bisa dijual lebih murah dan ukurannya lebih kecil, bedakan dengan lensa zoom tele yang punya bukaan konstan f/2.8 atau f/4 yang berukuran besar dan harganya mahal.
Lensa zoom tele 40-150mm (setara 80-300mm)
Lensa zoom tele 40-150mm (setara 80-300mm)
Pilihan lensa zoom tele ekonomis diantaranya :
  • Canon EF-S 55-250mm f/4-5.6 IS (2,5 jutaan)
  • Nikon AF-S 55-200mm f/4-5.6 VR (2,5 jutaan)
  • Pentax DA 50-200mm f/4-5.6 ED (2,5 jutaan)
  • Sony SAL 55-200mm f/4-5.6 DT (2,5 jutaan)
  • Olympus Zuiko 40-150mm f/4-5.6 (2,5 jutaan)
  • Sigma APO 70-300mm f/4-5.6 DG macro (3 jutaan)
  • Tamron AF 70-300mm f/4-5.6 Di LD (2,5 jutaan)

Lensa zoom - all-round

Lensa zoom all-round atau all in-one diterjemahkan sebagai lensa zoom yang memiliki rentang fokal yang efektif untuk segala keperluan dari wide hingga tele. Tak seperti lensa kit yang zoomnya umumnya pendek (3x), lensa zoom all-round dirasa lebih praktis dan lebih panjang (5-10x). Praktis karena cukup punya satu lensa sehingga mengurangi frekuensi berganti lensa hanya untuk mendapat fokal tertentu (apalagi bila sering berganti lensa beresiko masuknya debu ke dalam sensor), meski secara optik tentu semakin panjang zoom lensa maka ketajamannya juga akan semakin menurun. Meski tidak ada aturan baku, lensa zoom all-round ini biasanya bermula dari 18, 24 atau 28mm dan berakhir di 100 hingga 200mm. Bila anda memilih membeli lensa zoom all-round, maka lensa kit yang sudah anda miliki bisa dijual saja.
Kekurangan lensa zoom semacam ini adalah masalah bukaan lensa yang tidak mungkin dibuat besar dan konstan. Sebagai konsekuensi dari rumitnya susunan optik didalam lensa, maka desain aperture di dalam lensa semacam ini umumnya bermula dari f/3.5 di posisi wide-end dan mengecil hingga f/6.3 di posisi tele-end. Maka itu lensa ini biasa disebut dengan lensa lambat, dan tidak cocok dipakai di daerah kurang cahaya.
Lensa all-around Pentax 18-250mm
Lensa all-around Pentax 18-250mm
Pilihan lensa zoom all-round yang cukup terjangkau diantaranya :
  • Canon EF-S 18-135mm f/3.5-5.6 IS baru (4 jutaan)
  • Nikon AF-S 18-105mmf/3.5-5.6 DX VR (3.5 jutaan)
  • Tamron 18-200mm f/3.5-6.3 (3 jutaan)
  • Sigma 18-200mm f/3.5-6.5 DC OS (4 jutaan)
Adapun lensa zoom all-round lain yang dijual di kisaran 5 hingga 10 juta, bagi sebagian orang masih tergolong ekonomis meski tak dipungkiri bagi sebagian lainnya sudah tergolong mahal. Padahal banyak lensa-lensa berkualitas di kisaran harga ini, maka sebagai bonus kami sampaikan juga beberapa produk lensa yang mungkin menarik minat anda bila dananya mencukupi :
  • Canon : EF-S 18-200mm f/3.5-5.6 IS (7 jutaan), EF-S 15-85mm f/3.5-5.6 IS USM (6 jutaan)
  • Nikon : AF-S 18-200mm f/3.5-5.6 VR (8 jutaan), AF-S 16-85mm f/3.5-5.6 DX VR (6 jutaan)
  • Olympus : Zuiko 14-54mm f/2.8-3.5 II (6,5 jutaan),  Zuiko ED 12-60mm f/2.8-4.0 SWD (9,5 jutaan)
  • Pentax : DA 18-250mm f/3.5-6.3 ED SMC (6 jutaan)
  • Sony : 18-200mm f/3.5-6.3 DT (6 jutaan), SAL 16-105mm f/3.5-5.6 DT ( 7 jutaan)
Pentax hadirkan DSLR ‘upper entry level’ baru : Pentax K-r

Pentax hadirkan DSLR ‘upper entry level’ baru : Pentax K-r

Setelah cukup sukses bermain di kelas DSLR pemula dengan duo K-m dan K-x, serta punya andalah di kelas DSLR menengah dengan K-7, kini Pentax mengisi celah antara K-x dan K-7 dengan sebuah produk kamera DSLR baru bernama Pentax K-r (oke, penamaan dari DSLR Pentax dari dulu memang membingungkan).  Seperti apa kamera dengan sensor CMOS 12 MP ini mencoba bersaing di segmen yang sudah penuh sesak ini? Simak infonya berikut ini.
pentax-k-r
Pentax sebagai produsen kamera sejak jaman dahulu cukup kedodoran saat bersaing di segmen DSLR, apalagi saat menghadapi gempuran pendatang baru seperti Sony yang sudah lebih matang dalam hal teknologi digital imaging. Oleh karenanya Pentax selalu mencari celah yang bisa menjadi selling point untuk bersaing dengan merk terkenal, diantaranya adalah variasi warna, harga jual dan dukungan baterai AA. Seperti Pentax lainnya, K-r bisa ditenagai oleh baterai AA namun perlu memakai adapter, sedangkan baterai utamanya kini memakai baterai jenis Lithium.
Berikut spesifikasi Pentax K-r :
  • sensor CMOS, 12 MP (sama seperti Pentax K-x)
  • ISO 12800 (bisa hingga ISO 25600)
  • cepat dengan 6 fps
  • HD movie 720p 24 fps
  • 3 inci LCD, resolusi tinggi
  • pentamirror, 0,85x, 96% coverage
  • 11 titik AF (bisa menyala)
  • 16 segmen metering (bandingkan dengan 77 segmen pada K-7)
  • in camera HDR
  • stabilizer pada sensor (Anti Shake)
Untuk kamera DSLR kelas upper entry level, Pentax K-r ini bersaing ketat dengan EOS 550D dan Nikon D5000. Dalam hal spesifikasi juga ketiganya cukup berimbang sehingga pilihan lebih baik dititikberatkan atas ergonomi, tata letak tombol, serta dukungan lensa tentunya.
Harga jual Pentax K-r adalah 7 jutaan body only atau 8 jutaan dengan lensa kit 18-55mm.
Merek Kamera dan jenis-jenisnya

Merek Kamera dan jenis-jenisnya

Berikut ini ulasan merek kamera dan sifat-sifatnya:

Canon – Canon merek yang menekankan pada kemudahan penggunaan. desain antar muka dan menu Canon lebih sederhana dibandingkan dengan yang lain. Canon juga peduli dengan desain kamera dan lensa. Desain kamera dan lensanya banyak pilihan warna dan bentuknya. Dengan desain dan warna yang menonjol, kesannya keren dan profesional. Canon kalau manusia seperti orang gaul.
Fujifilm - Fuji adalah salah satu merek yang sudah cukup lama berkibar dari era film sampai digital. Di era digital, Fuji agak ketinggalan. Namun dalam beberapa tahun belakangan ini, Fuji mulai mengenalkan kamera yang bentuknya seperti kamera film jaman dulu tapi di isi dengan teknologi digital. Fujifilm adalah orang tua tapi semangatnya muda.
Leica – Adalah merek yang sangat konservatif dari desain kamera, lensa maupun filosofinya. Banyak produk Leica yang masih dibuat oleh tangan di Jerman. Karena kualitas bahan dan pekerjaan dengan tangan oleh ahlinya, maka harganya juga jauh lebih tinggi dari kamera DSLR. Leica seperti orang kaya yang tradisional, yang suka mengendarai mobil-mobil mewah jadul contohnya Roll Royce dan fashion dari Prada atau Hermes.
Nikon – adalah merek kamera yang sudah cukup lama berkibar. Sistem Nikon F mount sejarahnya dari tahun 1935. Nikon cukup konservatif dalam desain kamera DSLRnya. Dari model ke model, bentuk, letak tombol dan menunya mirip-mirip. Lensa yang dibuat puluhan tahun yang lalu masih bisa dipakai di kamera DSLR modern (tentunya ada kekurangannya, misalnya tidak bisa auto fokus/metering). Menu Nikon banyak sekali walaupun kameranya model pemula. Orang-orang teknik biasanya menyukai Nikon. Nikon seperti orang geek (orang-orang yang memiliki pengetahuan mendalam tentang sebuah hal dan biasanya begitu dalam sampai ke tahap dimana orang normal gak peduli.)
Olympus – Olympus (spesifiknya Olympus PEN) memiliki desain yang agak tradisional (seperti kamera film) tapi isinya (teknologinya) modern dan up-to-date. Ukurannya relatif ringan dan kecil dibandingkan kamera DSLR biasa. Olympus itu seperti seorang seniman yang senang tampil beda.
Panasonic – Desain kamera Panasonic mementingkan efisiensi, kecepatan dan praktis daripada terlihat keren/cantik. Desainnya berbentuk minimalis dan agak kaku. Panasonic ibaratnya adalah seorang manager yang sibuk tapi bisa menyelesaikan pekerjaan dengan efisien.
Pentax – Pentax pada esensinya adalah merek yang konservatif dan memfokuskan desain kamera DSLR yang memiliki casing yang tahan banting dan cuaca buruk. Banyak lensa Pentax yang unik seperti lensa pancake. Disebut demikian karena terbuat dari logam dan sangat tipis. Pentax itu petualang yang gak ada matinya seperti Indiana Jones.
Sony – Sebagai produsen kamera dan lensa yang relatif baru (sejarahnya dimulai saat mengakuisisi Konica-Minolta), Sony adalah perusahaan yang inovatif dan terus mendesain fitur dan bentuk kamera yang baru dalam waktu yang cukup singkat. Sony meninggalkan desain DSLR yang dianggapnya ketinggalan jaman dan mengembangkan sistem SLT dan Sony NEX. Sony seperti adalah anak muda up to date tentang teknologi (tidak gaptek).
Cocokkah gaya Anda dengan merek pilihan Anda? :)
PS: Ini postingan iseng aja jangan tersinggung ya hehee..
Delapan kamera prosumer super zoom baru

Delapan kamera prosumer super zoom baru


Kamera digital prosumer identik dengan kamera serius yang punya bodi mirip kamera DSLR dan berlensa panjang namun tidak bisa dilepas-pasang layaknya lensa pada kamera DSLR. Awalnya kamera prosumer hadir di masa lalu ketika harga DSLR masih sangat tinggi, padahal banyak fotografer yang ingin berlatih fotografi secara serius namun tak cukup dana untuk membeli DSLR. Oleh karenanya, saat itu kamera prosumer laris manis meskipun kalau diadu dengan DSLR dalam hal kualitas foto dan kinerja secara umum, memang harus mengaku kalah. Kini, eksistensi kamera prosumer masih terus bertahan meski harus berjuang keras ditengah himpitan serbuan kamera DSLR baru nan murah dan canggih. Salah satu cara prosumer untuk tetap eksis di tahun sekarang adalah dengan membuat lensa sepanjang mungkin supaya menarik minat para pembeli. Kamera prosumer dengan lensa zoom optik diatas 20x pun kini sudah jadi suatu hal yang umum dijumpai.

Mengapa kamera prosumer?

Perkembangan teknologi fotografi digital masa kini telah mengantar kamera prosumer menjadi kamera praktis yang bisa diandalkan untuk fotografi sehari-hari, mulai dari memotret makro, landscape, hingga foto tele di alam terbuka. Bahkan kemampuan prosumer dalam merekam video pun semakin ditingkatkan, dengan kemampuan merekam High Definition serta memakai kompresi MPEG-4 AVC yang efisien. Banyak prosumer masa kini yang telah dilengkapi dengan dudukan flash eksternal, sehingga keterbatasan prosumer di daerah kurang cahaya dapat disiasati dengan memasang lampu kilat eksternal yang berdaya lebih besar, dan bisa dibouncing keatas bawah atau kiri kanan. Soal kenyataan lensa prosumer yang tetap/fix, bila disikapi dengan bijak bisa menghindarkan kita dari keinginan membeli banyak lensa, mencegah gonta-ganti lensa yang tidak praktis dan beresiko masuknya debu ke dalam sensor. Soal kendala noise dapat diupayakan dengan sedikit kerja ekstra yaitu memotret memakai file RAW dan selanjutnya diolah di komputer. Belum lagi soal harga dan bobot prosumer yang lebih ringan dari DSLR, membuat prosumer masih punya harapan untuk mendapat tempat di kalangan fotografer, baik pemula hingga profesional sekalipun.

Apa kekurangan kamera prosumer?

Kompromi seperti apa yang harus diterima oleh seseorang yang membeli kamera prosumer? Kamera jenis ini punya harga cukup mahal, namun masih lebih murah daripada kamera DSLR. Jadi janganlah berharap kalau kamera prosumer akan punya kinerja layaknya DSLR. Jadi kompromi yang harus diterima setidaknya ada empat hal :
  • Pertama adalah menghindari pemakaian ISO tinggi, artinya bermain aman saja di ISO dasar hingga maksimal ISO 400.
  • Kedua adalah tidak berharap banyak akan fotografi dengan DOF sempit, seperti foto portrait atau still life.
  • Ketiga adalah menghindari fotografi yang memerlukan kerja kamera yang serba cepat, termasuk shutter, auto fokus hingga continuous shooting yang cepat.
  • Keempat pemakai prosumer tentunya hanya mengandalkan lensa yang ada, sehingga tidak bisa berganti lensa lain, meski tersedia asesori lensa add-on/conversion lens.

Rekomendasi kami

Bila anda termasuk orang yang tidak ingin ribet memakai kamera DSLR beserta segala lensanya, mengapa tidak menjajal kamera prosumer super zoom saja? Simaklah delapan kamera  prosumer super zoom baru yang kami pilihkan untuk anda, dilengkapi dengan uraian singkat fiturnya beserta kekurangannya, disajikan urut sesuai abjad. Siapa tahu satu diantara kamera berikut ini cocok di hati anda.

Canon Powershot SX1 : urusan foto dan video sama baiknya

canon-sx1Keputusan tepat dari Canon dalam merevolusi S5 IS tampak dari dipakainya lensa super zoom 20x yang wide di 28mm pada Powershot SX1 dan juga memakai sensor baru CMOS 10 MP untuk kinerja burst yang lebih tinggi (4 fps dengan resolusi penuh). SX1 ini tetap melanjutkan spesifikasi S5 IS yang sudah baik seperti LCD yang bisa diputar (kini berukuran 2,8 inci widescreen), stereo movie recording, memakai teknologi USM untuk motor zoomnya (bukan motor fokus) dan flash hotshoe. Bahkan kemampuan movie SX1 amat mengagumkan dengan kemampuan full HD 1080i plus HDMI dengan kompresi efisien H.264 dan kemampuan zoom saat merekam video (berkat pemakaian USM motor yang tanpa suara), membuat SX1 jadi kamera dan camcorder yang sama baiknya.  Catatan : kami juga menyukai saudara kandung dari SX1 yaitu SX10 yang masih memakai sensor CCD dan tidak memiliki fitur HD movie.
Kekurangan dari SX1/SX10 sendiri adalah lensanya yang tidak secepat pendahulunya, dengan bukaan maksimal f/5.7 pada tele maksimum yang membatasi pilihan bukaan diafragma di saat memotret tele (dan kecenderungan mengalami efek difraksi lensa).

Casio Exilim FH20 : lebih cepat dari DSLR tercepat

casio-ex-fh20Bayangkan kecepatan burst kamera DSLR, betapa tingginya hingga ada yang mencapai 10 frame per detik. Bayangkan kalau ada kamera prosumer yang bisa melebihi kecepatan DSLR dengan 40 fps! Ini bukan mimpi, kamera Exilim FH-20 dengan sensor CMOS 9 MP mampu memotret hingga 40 fps pada resolusi 3072 x 2304 piksel, atau empat kali lebih cepat dari kemampuan burst DSLR yang sekitar 10 fps. Didukung lensa wide 26mm dengan 20x zoom dan kemampuan merekam video HD 30 fps (bahkan tersedia pilihan 1.000 fps untuk resolusi 224 x 56 piksel, lebih kecil dari resolusi video kamera ponsel), file RAW format, image stabilizer dan layar LCD 3 inci, membuat super zoom EX-FH20 ini jadi pesaing berat Canon SX1 di atas.
Kekurangan dari EX-FH20 adalah ketiadaan dudukan lampu kilat dan kualitas optik dari lensa Exilim yang belum sepadan dengan lensa kamera kelas prosumer lainnya.

Fuji FinePix S1500 : sederhana, murah namun lengkap

fuji-s1500Fuji memiliki banyak produk yang berlensa panjang, bahkan lensa kamera Fuji kali ini tergolong kurang panjang karena ‘hanya’ punya 12x zoom optik saja. Namun kami sengaja pilihkan Fuji S1500 ini dengan dua pertimbangan : fitur dan harga. Bagi sebagian orang, memiliki kamera dengan lensa 12x zoom itu sudah lebih dari cukup, dan lensa diatas itu hanya membuat harga jual kamera jadi semakin tinggi. Maka kamera 10 MP ini hadir untuk mereka yang mengerti arti kesederhanaan namun tetap menginginkan yang terbaik, katakanlah seperti kualitas optik lensa, bukaan maksimal lensa di f/2.8 pada posisi wide, fitur stabilizer dan desain serta ergonomi kamera yang nyaman. Sebagai info tambahan, Fuji ini memakai LCD berukuran 2,7 inci dan ditenagai oleh 4 baterai AA. Kesemua itu bisa didapat pada Fuji S1500 ini dengan harga dibawah tiga juta saja.
Kekurangan dari Fuji S1500 ini adalah ketiadaan dudukan lampu kilat, lensa kurang wide dan fitur movie yang cuma VGA saja (meski hebatnya dia mampu zoom optik saat merekam video).

Kodak Z1015IS : unggul di lensa Schneider dan HD movie

kodak-z1015lKodak tidak punya pilihan lain kecuali fokus di kelas prosumer, mengingat di kelas DSLR Kodak tidak punya produk apapun. Seperti biasanya, andalan Kodak adalah lensanya yang dipercayakan pada Schneider untuk kualitas terbaik. Kali ini Kodak hadir dengan Kodak Z1015IS, kembali memakai desain kamera yang lagi-lagi cukup aneh, dengan resolusi 10 MP, lensa 15x zoom (28-420mm) yang anehnya memakai bukaan diafragma f/3.5 pada posisi wide. Kamera berlayar LCD 3 inci ini sudah dilengkapi dengan fitur stabilizer optik,  RAW file format dan HD movie 30 fps.
Kekurangan kamera ini adalah desainnya yang aneh (anda boleh tidak sependapat), tanpa dudukan lampu kilat dan lensanya yang lambat dengan bukaan maksimal f/3.5 saja.

Lumix FZ28 : tetap bertahan memakai lensa 18x zoom

lumix-fz28Sukses Panasonic dalam merajai pasaran kamera prosumer dengan zoom 18x telah ditorehkan oleh Lumix FZ18. Kini penerusnya hadir dengan nama Lumix FZ28 yang memakai sensor CCD 10 MP, dan mengalami perubahan sedikit dalam rentang fokal (kini 27-486mm f/2.8-4.4) namun tetap bertahan di 18x zoom optik, serta memakai Venus 4 engine yang lebih bertenaga. Lumix sudah dikenal akan lensa Leicanya yang berkualitas, pengoperasiannya yang mudah (intelligent Auto), serta stabilizer OISnya yang paling efektif dibanding merk lain. Bagi yang suka file RAW akan merasa lega dengan kemampuan FZ28 merekam file RAW, serta tersedianya fitur HD movie 30fps yang jadi tren standar resolusi di masa depan. Kesemua fitur ini membuat Lumix FZ28 menjadi yang terbaik diantara kamera dengan zoom lensa sejenis.
Kekurangan Lumix secara umum adalah noisenya yang tampak lebih tinggi dari kamera lain (padahal artinya Lumix menjaga detail lebih baik daripada kamera lain). Khusus FZ28 ini, sayangnya tidak tersedia dudukan lampu kilat sehingga cukuplah mengandalkan lampu kilat built-in di kamera.

Nikon Coolpix P90 : makin ambisius dengan 24x zoom

niko-p90Kurang sukses dengan Coolpix P80, Nikon hadir kembali dengan penerusnya yaitu Coolpix P90 yang membuat kejutan dengan desain lensanya yang bermula dari 26mm dan berakhir di 624mm (atau 24x zoom optik). Tampak ambisius memang, terlebih Nikon kini mengusung sensor dengan resolusi 12 MP guna memenangkan persaingan. Kamera yang berdesain cantik ini punya tata letak tombol yang apik, layar LCD lipat dan sudah dilengkapi stabilizer pada sensornya.
Percayakah anda kalau kamera selengkap dan seambisius ini belum memiliki fitur HD movie? Banyak fans Nikon yang mengeluhkan hal ini, belum lagi ketiadaan fitur RAW file format dan absennya dudukan lampu kilat pada kamera ini membuat upgrade dari P80 ke P90 ini terasa kurang signifikan.

Pentax X70 : super zoom pertama dari Pentax

pentax-x70Persaingan panas diramaikan oleh pendatang baru di kelas super zoom, yaitu Pentax yang menjajal peruntungannya dengan meluncurkan Pentax X70. Kamera super zoom berlensa 24x zoom ini juga punya rentang yang persis sama seperti Nikon P90 yaitu 26-624mm, bahkan sama-sama memakai sensor 12 MP. Bedanya Pentax ini tidak memakai LCD lipat, dan sudah mendukung movie HD meski hanya 15 fps. Soal stabilizer, Pentax juga menerapkan sistem sesnsor shift seperti halnya Nikon P90.
Kamera ini belum mendukung RAW file format dan tidak ada dudukan lampu kilat, sungguh disayangkan mengingat Pentax sebagai pendatang baru semestinya sudah mempelajari kekurangan dari para pesaingnya.

Sony Cybershot DSC-HX1 : semakin mendekati kamera DSLR

sony-cybershot-hx1Tibalah kita di produk terakhir yaitu Sony DSC-HX1 yang mengusung sensor CMOS 9 MP. Dengan target menyaingi langsung Canon SX1 dan Casio FH20, Sony ini pun mengemas lensa Sony G dengan kemampuan zoom 20x. Kode G sendiri menunjukkan pemakaian 6 blade diafragma (hampir menyerupai lensa DSLR dengan 7 blade) untuk kualitas lensa yang lebih baik. Fitur lainnya adalah layar LCD lipat berukuran 3 inci, sweep panorama, steady shot (stabilizer optik), stereo HD movie 1440 x 1080 dan Bionz prosesor (milik DSLR Sony Alpha).

Sayang beribu sayang kalau kamera secanggih ini belum dilengkapi dengan dudukan lampu kilat eksternal dan tidak mendukung RAW file format, tapi begitulah kenyataannya.

Kesimpulan

tabel
Tidak ada kamera yang jadi pemenang di daftar ini, karena kali ini kami memang menyajikan pilihan dan andalah yang menentukan kamera mana yang cocok sesuai kebutuhan fotografi dan budget anda. Bila anda mencari kamera dengan lensa terpanjang saat ini, ada Olympus SP-590 dengan lensa super ekstrim 26x zoom optik, atau 26-676mm dengan resolusi 12 MP. Namun karena Olympus masih memakai memory card xD yang kuno dan lambat, kami tidak memasukkannya kedalam daftar rekomendasi kali ini.
Sebagai kesimpulan dalam tulisan ini, kami kelompokkan kamera-kamera diatas dalam katagori yang sama :
  • Ada tiga kamera yang sudah memakai sensor CMOS seperti Canon SX1, Casio FH20 dan Sony HX1, dengan asumsi sensor CMOS mampu memberi kinerja lebih baik di ISO tinggi dan kecepatan burst yang juga lebih baik. Tapi penggunaan sensor CMOS tentu membuat harga kamera jadi lebih tinggi (di kisaran 5 jutaan).
  • Ada dua kamera yang sangat ambisius dalam mendesain lensa dengan 24x zoom yaitu Nikon P90 dan Pentax X70, sementara sisanya bertahan di 20x, 18x, 15x bahkan hanya 12x saja. Hebatnya, keduanya bukan cuma sama-sama memakai lensa 24x zoom saja, tapi keduanya juga sanggup membuat lensa yang bermula dari 26mm (sementara pesaing umumnya 28mm).
  • Jangan terpaku pada resolusi kamera, karena sensor kecil pada kamera non DSLR sudah sangat cukup bahkan hanya dengan 5 MP sekalipun. Kami menganggap resolusi diatas 10 MP sudah melampaui batas fisika sensor sehingga sangat rentan noise di ISO tinggi. Jadi kalau perlu kamera resolusi di atas 10 MP, sebaiknya pertimbangkan saja DSLR. Disini Lumix FZ28, Nikon P90 dan Pentax X70 tampak begitu memaksakan diri dengan 12 MP, meski tidak banyak bedanya bila dibanding dengan 10 MP.
  • Kamera prosumer disebut berfitur lengkap jika memiliki fitur seperti manual mode, stabilizer, RAW file format dan dudukan lampu kilat eksternal. Kesemua kamera diatas telah dilengkapi dengan manual mode dan stabilizer, namun tidak semuanya memiliki RAW file format dan dudukan lampu kilat. Bila anda perlu kamera dengan RAW file format, cermati baik-baik spesifikasi teknis kamera yang akan anda beli. Bila anda ingin kamera dengan dudukan lampu kilat, tampaknya hanya Canon SX1 yang memilikinya.
  • Fitur HD movie sudah jadi tren di tahun 2009 ini. Juaranya HD movie di daftar kali ini adalah Canon SX1 dan Sony HX1 dengan audio stereo. Namun bila anda merasa tidak perlu kamera dengan HD movie, tersedia kamera yang hanya mampu merekam VGA movie seperti Fuji S1500 atau Nikon P90. Hati-hati karena ada juga kamera yang memaksakan HD movie tapi hanya sanggup 15 fps (semestinya minimal 24 fps) sehingga gambar video akan tampak patah-patah.
Itulah daftar kamera prosumer yang bisa kami rekomendasikan untuk tahun ini, semoga bermanfaat. Diskusikan dengan kami melalui forum bila ada hal-hal yang kurang jelas, salam..

Kamera pentax terindah

saAnda dapat menemukan beberapa pernyataan tertulis penjatahan 10.2-megapixel Pentax K200D. Menurut Pentax, K200D mereka adalah SLR saja kamera di chic lingkungan yang disegel. Kecerdasan lain adalah bahwa K200D memungkinkan Anda untuk menyimpan RAW dan berkualitas tinggi gambar JPEG pada waktu tersebut. Model menambahkan Anda melihat dan disarankan tidak menerima kasih sayang ini dan sendirian terbiasa RAW dan JPEG rata-rata yang menyertai gambar-menabung.

Pentax K200D

Para kamera SLR Pentax telah mencapai kualitas fisik. Banyak ulasan Anda menangkap dari Nikon, Canon, dan menambahkan pengguna cor mengeluh badan kamera sifon, sedangkan tangki-seperti mengenal K200D dalam kualitas fisik nya. Dan jika Anda disetujui keluar beberapa entry level SLR digital di toko diubah, Anda artlessly harus setuju. Bahkan kamera SLR murah ujian Anda menangkap dari Fotografi Populer disebutkan sesuatu tentang fisik kamera mirip tulang punggung dan dewasa dari tangki.

K200D menggunakan Baterai AA. Beberapa manusia melihat ini sebagai sisi negatifnya, namun para ahli mengantisipasi rencana 2500mha Baterai AA hanya dicapai dan mereka juga muncul murah. Jadi jika Anda kapan saja kehabisan array manapun, Anda hanya bisa pergi ke kelimpahan apapun dan mendapatkan baterai baru AA. K200D juga mendukung semua lensa Pentax sekitar buatan. Anda melihat ini tidak miskin bahwa saya akan mendapatkan semua fitur, tetapi pemasangan lensa-tikungan-kemampuan merupakan poin tambahan bagi saya. Dan kenyataannya bahwa ia telah di-tubuh lembaga stabilisasi yang dapat papan lensa apapun yang saya membeli untuk sistem kamera. Ini kamera SLR murah telah membuat sukacita fotografi lebih.

Para APS-C sensor juga membantu Anda dilemahkan ke pencarian saya. Secara khusus, kasih sayang ini dibuat untuk Anda menghukum pengurangan kamera SLR Olympus karena mereka tidak menerima sensor APS-C. Pilihan kartu dan pengaturan hampir sederhana untuk memahami, tambahan yang kiral mereka perjanjian Anda juga dapat diakses dalam mengajar Anda bagaimana untuk membunuh mencapai perintah dan fungsi berubah. Sejauh ini, K200D telah melimpah dalam gambar demografi rendah pengaturan terbakar. Jadi apa yang Anda tunggu pergi dan membeli KX untuk fotografi.
Asiknya memakai Camera Pentax

Asiknya memakai Camera Pentax

Para Pentax K20D mengambil foto yang indah dan sangat mudah digunakan. Aku membeli model ini selama lebih biaya efektif Pentax DSLR sebagai akibat dari itu LiveView. mungkin akan bagus untuk dapat fokus sedangkan menggunakan LiveView, namun hal ini tampaknya tidak teknis potensial. Saya melakukan banyak fotografi makro dan meskipun LiveView bisa menjadi fitur bagus untuk sendiri, saya beli dengan dengan hanya jendela bidik sebagian besar waktu.
PENTAX K20D Tubuh
Saya menambahkan Eye-Fi nirkabel Kartu SD yang mengirimkan foto saya pada laptop saya sementara tidak persyaratan untuk pasang, oleh karena itu saya tidak pernah menggunakan perangkat lunak dibundel Pentax.
Saya menambahkan posisi, baterai tambahan, dan manajemen remote. itu bagus untuk memiliki sebuah baterai tambahan, terpencil, dan tambahan kartu SD disimpan di dalam pegangan. Cengkeraman membuat ke tingkat kecil signifikan - cukup banyak seperti SLR film.
Semuanya itu sederhana untuk menggunakan Kamera langsung dari kotak. Oh, jika Anda mendapatkan kamera ini dari Amazon, ia datang dengan aksesoris yang identik sebagai jika Anda mendapatkannya dari toko Pentax (bukan pasar abu-abu atau dikemas). untuk beberapa alasan Amazon tidak daftar apa yang di dalam kotak karena akan Pentax. Butuh banyak panggilan telepon dan kemudian gulungan dadu untuk akhirnya memastikan bahwa segala sesuatu yang tercantum di web Pentax {} situs itu identik dengan apa yang datang dalam kotak di situs Amazon. Salah satu isu untuk melihat meskipun adalah bahwa sementara ia datang dengan kabel AC, itu bukan adaptor AC untuk menyalakan kamera. Kabel AC datang dengan adalah untuk pengisi baterai. Jika Anda ingin kekuasaan secara langsung dari AC Anda ingin membeli Adaptor AC. Baik Pentax atau Amazon yang jelas mengenai detail ini. Adaptor AC adalah tentang $ 100 tambahan. sebagian besar orang tidak akan akan menyukainya. Daya baterai yang besar, meskipun cadang manis untuk sendiri. Baterai biaya benar-benar di tetapi tiga jam dan biaya penuh ditunjukkan oleh bobot yang ringan-pada pengisi daya.

camera saku 2013

wah disini banyak banget pilihan buat para pecinta fotografi saya sengaja posting ini buat teman semua agar bisa memotret secara bagus dengan harga murah dan bergaya klasik dantidak ketinggalan jaman dengan DSLR Kamera saku untuk kebutuhan outdoor yang didesain tangguh dan tahan air pilihannya memang tidak terlalu banyak. Tiap merk paling hanya punya satu atau dua versi dan harganya juga lebih mahal. Tapi buat yang senang berpetualang, kamera saku tangguh lebih menarik untuk dipunyai karena tak perlu kuatir kameranya rusak kalau dipakai dalam kondisi ekstrim, hingga masuk ke air sekalipun. Di awal tahun ini berikut pilihan kamera outdoor waterproof yang bisa kami rangkum untuk anda.

Pentax WG-3 : bodi kekar, bukaan lensa besar

Add caption

Pentax WG-3 memakai sensor 16 MP dengan stabilizer, lensa 25-100mm f/2-4.9 yang membuatnya percaya diri dipakai di kondisi kurang cahaya. Kamera ini bisa dibilang tahan segalanya, seperti air (hingga 13 meter), debu dan suhu -10 derajat, bahkan saat dijatuhkan dari ketinggian 2 meter pun masih tidak apa-apa. Lupa menduduki kamera ini saat disimpan di saku belakang celana anda? Tak usah kuatir, kamera ini tahan tekanan dan tidak akan retak hanya karena kedudukan.
Untuk menebus semua kehebatannya, siapkan dana 3,5 jutaan rupiah. Versi lain ada WG-3 GPS yang sesuai namanya, sudah dibekali penerima GPS untuk geotagging.

Nikon Coolpix AW110 : siap menyelam sampai dalam

nikon-aw110
Nikon Coolpix AW110 punya sensor CMOS 16 MP dengan layar OLED dan lensa 28-140mm plus stabilizer VR. Selain dilengkapi GPS dan WiFi (yang mana sebuah penambahan fitur yang berguna) kamera ini juga mampu diajak menyelam sampai kedalamam 18 meter, dan tentu tahan jatuh hingga 2 meter, suhu dingin -10 derajat dan tahan debu.
Sama seperti Pentax diatas, harga Nikon ini juga di kisaran 3,5 jutaan. Bila ingin Nikon underwater yang terjangkau juga ada pilihan Nikon S31 seharga 1 jutaan yang cuma bisa menyelam hingga 4,5 meter saja.

Olympus Stylus Tough TG-830 iHS : harga dan kemampuan yang berimbang

olympus-tg-830-ihs
Untuk pilihan yang lebih terjangkau namun tak kalah mantapnya, ada Olympus Stylus Tough TG-830 iHS yang punya sensor 16 MP dengan stabilizer dan lensa 28-140mm. Kemampuan outdoornya diantaranya bisa dibawa menyelam hingga 10 meter, tahan jatuh dari ketinggian 2 meter, tahan suhu hingga -10 derajat dan tahan debu. Fitur bawaan diantaranya built-in GPS untuk geotagging. Harganya sekitar 2,8 jutaan. Untuk versi lebih terjangkau ada juga Stylus Tough TG-630 iHS 12 MP tanpa GPS, harga 2 jutaan.

Sony Cyber-shot DSC-TX30 dan TF1 : kamera-kamera outdoor yang stylish

sony-dsc-tx30
Sony Cyber-shot DSC-TX30 adalah kamera tahan air hingga 10 meter yang tertipis di dunia. Lensa Zeissnya bisa menjangkau dari 26-130mm dengan sensor 18 MP plus OIS. Layar OLED di belakang sangat lebar dan dioperasikan dengan sistem sentuh, entah apakah sistem ini efektif bila kita memakai sarung tangan. Fitur lainnya, kamera ini tahan jatuh dari ketinggian 1,5 meter dan tahan suhu dingin hingga -10 derajat.
sony-dsc-tf1
Sedangkan Cyber-shot TF1 dibuat untuk yang tidak perlu layar sentuh, namun tetap memiliki fitur khas kamera outdoor seperti tahan air hingga 10 meter. Sensor kamera ini pakai CCD 16 MP plus OIS, agak unik saat melihat kamera era sekarang yang masih pakai sensor CCD, maka tak heran kalau videonya hanya sampai HD 720p saja.
Harganya kedua kamera ini sekitar 2 jutaan rupiah.

Fujifilm Finepix XP60 : biasa-biasa saja

fuji-xp60
Fujifilm juga punya produk outdoor yaitu Finepix XP60, dengan sensor CMOS 16 MP plus stabilizer, lensa 28-140mm yang bukaannya relatif kecil. Ketangguhannya agak pas-pasan yaitu hanya bisa menyelam hingga 6 meter, lalu tahan jatuh dari ketinggian 1,5 meter. Kabar baiknya, kamera ini bisa memotret sampai 10 foto per detik untuk momen tak terduga.
Estimasi harga jualnya dibawah 2 juta.
sejarah camera pentax

sejarah camera pentax

Pentax telah memproduksi kamera konsumen dan lensa sejak 1950-an dan ikan-mata lensa sejak 1970-an. Pentax adalah yang pertama untuk memproduksi lensa mata ikan zoom, hybrid yang unik yang masih tersedia saat ini. Mereka yang lebih tua lensa mata ikan masih didambakan oleh penggemar kamera klasik dan fotografer digital sama.

Ikan-Eye Lens

Lensa fisheye adalah wide-angle lensa, biasanya 28mm atau kurang, yang tidak benar untuk distorsi barel. Ini berarti bahwa tepi foto tikungan tidak wajar seperti cermin funhouse. Apa yang Anda dapatkan sebagai imbalan adalah lagi kemampuan untuk menangkap bidang yang luas pandang, yang mengapa lensa mata ikan pertama kali dikembangkan untuk meteorologi bertekad untuk mengambil foto dari seluruh langit.
Nikon adalah yang pertama untuk menawarkan lensa fisheye kepada massa pada akhir tahun 1960, versi 16mm. Fotografer amatir cepat berlebihan efek ini yang kecewa dari penonton tawanan mereka slideshow.

Ikan-Eye Pentax Lensa

Pentax yang pertama-lensa mata ikan ini cenderung PENTAX SMC IKAN-EYE 1:04 / 17mm, yang mereka diproduksi 1975-1985. Hal ini tidak biasa untuk menemukan ini untuk dijual.
Pada tahun 1985, lensa ini adalah upgrade ke SMC PENTAX-A-EYE IKAN 1:2.8 / 16mm, yang mereka berlanjut sampai 2004. Ini adalah sedikit lebih jarang daripada lensa yang lebih tua dari jenis ini.
Pada tahun 1982, Pentax merilis 8,4 mm sangat langka Ikan-Eye dan prototipe 8,4 mm burung lensa mata (melingkar mata ikan).
Pada tahun 1995, Pentax menciptakan lensa mata ikan memperbesar pertama, SMC PENTAX-F IKAN-EYE 28mm 1:3.5-4.5 17-. Lensa ini dihentikan pada tahun 2004, dan kemudian digantikan oleh SMC PENTAX-DA IKAN-EYE 17mm 1:3.5-4.5 10-ED (IF) pada tahun 2006.
DA-IKAN-EYE masih tersedia saat ini. Lensa kelas DA bekerja terbaik dengan SLR digital, dan rentang fokal mengkompensasi pendek untuk konversi 1.5x dari SLR digital Pentax.

Pertama Ikan-Eye Zoom

Sebagai perdana lensa mata ikan yang tersedia dari sejumlah produsen, fotografer yang paling tertarik pada lensa Pentax unik mata ikan zoom. Dengan zoom sedikit, fotografer dapat tanaman distorsi barel paling mengerikan sementara masih menangkap tembakan sudut lebar mengesankan. Model Pentax terbaru menawarkan fokus yang tajam, bahkan ketika subjek sedekat 5,5 inci dari kamera.

Pasar Ikan Lama-Mata Lensa

Ada aftermarket sehat untuk semua lensa Pentax untuk sejumlah alasan. Selama era film, Pentax adalah merek populer, dan paling fotografer terlatih Pentax K1000. Banyak dari fotografer terus suka film dan suka mengumpulkan lensa Pentax tua.
Pentax juga pintar untuk memungkinkan komputabilitas mundur dengan semua K-Mount dan M-Mount (dengan K-Mount adaptor) lensa untuk baris saat ini mereka SLR digital dalam mode fokus manual. Hal ini ditambah dengan pengurangan dalam kamera goyang tua membuat lensa wide-angle yang cukup murah untuk fotografer digital Pentax hari ini: Mereka menawarkan cara murah untuk mencoba panjang fokus baru, dan lensa wide angle jarang membutuhkan fokus yang tepat.
Ebay mungkin adalah pasar terbaik untuk barang-barang, seperti lensa yang murah untuk memberikan mana saja di dunia. Toko kamera lokal melayani pasar yang terbatas dan kemungkinan akan menawarkan harga lebih rendah.

Alternatif untuk Pentax

Jika Anda adalah pengguna digital SLR Pentax tertarik pada lensa mata ikan prima dengan auto-fokus, Bower membuat versi 8mm dan Sigma menawarkan baik 10mm dan 15mm lensa yang kompatibel.

SUMBER ILMU TERPECAYA

dunia fotografi

TEKNOLOGI 2013